KONSULTASI KESEHATAN JIWA
Bersama dr Andri,SpKJ
Penanggung jawab Klinik Psikosomatik
RS Omni, Alam Sutera, Tangerang.
Anggota dari American Psychosomatic
Society dan The Academy of
Psychosomatic Medicine.
ANDA BERTANYA TANYA :
Dok,
saya sempat browsing di internet, dan saya menemukan istilah
skizofrenia. Setelah saya menggali lebih jauh, ternyata banyak ciri yang
hampir sama dengan yang saya alami 3 tahun terakhir ini. Awalnya, saya
menolak apa yang saya alami tersebut sebagai kelainan psikologis. Namun
seiring waktu berjalan, saya mulai terbuka dan mencari penanggulangan
kelainan tersebut. Saya browsing di internet dan banyak sumber
memberikan keterangan bahwa pengidap skizofrenia harus minum obat selama
hidupnya. Apakah ada cara lain untuk menyembuhkan kelainan ini atau
setidaknya meminimalisir dampak dari kelainan ini? Apa yang harus saya
lakukan dok? Saya benar-benar bingung..Terimakasih..
( Pharamita Hermawan ,23 Thn , Surabaya )
DOKTER MENJAWAB :
Paramitha yang baik,
Ada
baiknya, jika Anda merasa mengalami gejala-gejala yang mirip dengan
skizofrenia untuk segera berkonsultasi ke psikiater agar bisa dilakukan
penatalaksanaan yang tepat. Gangguan jiwa seperti skizofrenia memang
terkadang mempunyai banyak gejala yang kadang mungkin tidak tampak
terlihat oleh orang di sekitar pasien. Namun biasanya gejala yang khas
adalah waham atau delusi yaitu suatu keyakinan yang salah yang
dipertahankan yang tidak sesuai dengan latar belakang pendidikan, budaya
dan sosial dari orang tersebut.
Keyakinan ini dipertahankan erat
walaupun sudah diberikan bukti-bukti yang mendukung sebaliknya. Biasanya
gejala yang khas adalah waham paranoid, suatu keyakinan yang salah
bahwa ada orang atau sekelompok orang yang ingin berbuat jahat atau
tidak baik dengan pasien. Selain waham, pasien skizofrenia juga sering
mengeluhkan adanya halusinasi auditorik yaitu halusinasi dengar di mana
pasien mendengar adanya suara-suara yang saling membicarakan atau
menyuruh pasien melakukan sesuatu yang tidak ada sumbernya.
Gangguan
ini merupakan gangguan persepsi dengar jadi bukan gangguan anatomis
organik akibat kelainan struktur anatomi telinga. Sifat dari gangguan
skizofrenia adalah gangguan dalam penilaian realita. Inilah mengapa
pasien skizofrenia sering merasa tidak sakit dan tidak memerlukan
pengobatan. Sedikit berbeda dengan apa yang dialami Mitha, saudara sadar
ada yang salah dengan anda.
Pengobatan untuk skizofrenia memang
berlangsung lama, biasanya berkisar antara 2 sampai dengan 5 tahun
tergantung kondisi pasien dan sudah berapa kali pasien mengalami kondisi
akut. Memang ada pasien yang harus memakan obat seumur hidup agar
keseimbangan sistem di otaknya menjadi baik dan pasien dapat
beraktifitas normal. Saran saya segera ke psikiater untuk mendapatkan
kejelasan tentang apa yang Agung alami. Semoga membantu.
Salam Sehat Jiwa
Editor :
Dwi Pria

Tidak ada komentar:
Posting Komentar